JIKA kebanyakan stasiun televise swasta menayangkan sinetron-sinetron remaja dan drama rumahtangga, TPI yang memang selalu tampil beda sehingga kerap menjadi trendsetter, justru berani menayangkan sinetron berbau horror yang diangkat dari kisah nyata. Mantra judulnya.
Mantra ditayangkan setiap Sabtu dan Minggu, pukul 21.30 WIB, sejak 11 Oktober lalu.
Setiap episode, sinetron berdurasi 60 menit ini mengangkat cerita yang sesuai dengan kisah-kisah yang sebenarnya terjadi alias kisah nyata. Tak salah jika tayangan ini dapat menjadi acara yang layak untuk ditonton.
Sinetron Mantra digarap oleh Toto Hoedi, sutradara yang telah sukses dengan fim-film layar lebar berbau mistik, seperti Hantu Aborsi.
Mantra ini berkisah tentang tiga orang gadis yang memiliki kekuatan supranatural. Angie (Angie ‘Virgin’) awalnya orang biasa, namun sejak kematian suaminya, dia dapat melihat arwah-arwah yang belum sempurna kematiannya. Mereka datang kepada Angie untuk meminta pertolongan menyelesaikan hal yang belum terselesaikan di dunia ini.
Lalu Kiki (Kiki Mustika), pelajar SMA yang memiliki kekuatan mengetahui hal-hal yang pernah terjadi atau dialami oleh seseorang hanya dengan memegang benda atau pun bagian tubuh dari orang yang bersangkutan.
Dan tokoh ketiga Fara (Ufara Dzikri). Dia memiliki kekuatan mendengar bisikan-bisikan gaib.
Mereka dipertemukan dalam sebuah kasus pembunuhan kakak dan adik yang direncanakan oleh ayahnya sendiri. Angie dimintai pertolongan oleh arwah sang anak, sementara Kiki secara tidak sengaja menyelamatkan sang ibu kedua anak itu dari rencana pembunuhan tersebut. Namun, ternyata dalam penyelesaian kasus pertama mereka telah memakan korban bernama Dhea.
Di pemakaman Dhea, Kiki dan Angie bertemu dengan Fara, yang merupakan saudara sepupu dari Dhea. Akhirnya petualangan mereka untuk membantu arwah-arwah yang meminta pertolongan pun dimulai. (Asi)
Berita lainnya:







