Sebagai ungkapan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah yang selama ini tak henti-hentinya memberikan rejeki dan kesehatan kepada dirinya, Giring Nidji mengadakan ratiban tepatnya jam 10.00 wib di Pendopo Kemang , Kemang Jakarata Selatan 23 November 2008.
Giring tak lama lagi akan pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji atau rukun Islam yang ke 5 sekaligus merupakan syarat wajib yang harus Ia tunaikan sebagai hamba Allah yang patuh dan taat kepada Penciptannya.
Rencananya Giring dan Ibunda tercintanya serta keluarga besar akan berangkat tanggal 30 November, bersamaan dengan di adakannya acara Halimatus Shafa dalam rangka ibadah haji. "Sebenarnya sudah dari tahun lalu aku diajak sama ibuku, hanya aku kok merasa belum siap selain dan disamping itu belum ada rejekinya juga" katanya. "Pada akhirnya dapat rejekinya juga, ya sudah aku ajak ibuku,Jadi ini sebenarnya panggilannya ditujukan bukan ke aku saja, tapi ternyata panggilan tersebut ditujukan untuk ibuku juga," jelas pemuda yang memiliki nama asli Giring Ganesha ini.
Menjelang keberangkatannya menunaukan ibadah haji tersebut Giring mengisahkan bahwa dirinya sampai enggak bisa tidur karena gelisah memikirkan disana bakal berdesak-desakan dengan lebih dari 6 juta manusia yang akan hadir dari berbagai penjuru dunia.
"Sejujurnya sudah beberapa hari ini aku agak susah tidur, selain kecapaian juga kan di sana ada enam juta orang yang hampir terus menerus sepanjang hari beribadah. Habis itu tanggung jawab aku yang paling besar adalah menjaga keselamatan orang tuaku (ibu)ku. Orang-orang Afrika kan tubuhnya tinggi dan besar-besar sedangkan Ibuku itu kan tubuhnya tidak terlalu besar. Jadi gue merasa was-was serta deg-degan dan terus berpikir bagaimana caranya untuk menjaga ibuku " katanya.
Walau demikian Giring tetap pasrah dan berserah diri pada Allah , karena semua ini baginya adalah merupakan tanggung jawab yang di amanahkan Allah pada dirinya.
Di tanya tentang doa-doa apa saja yang telah disiapkan Giring ia berkata "doa yang paling aku utamakan adalah doa untuk kebahagiaan keluarganya semoga keluarga gue selalu berbahagia dan senantiasa bersyukur" ucapnya sambil tersenyum." Kalau doa pribadi aku berharap banget agar Nidji sukses terus, Alhamdulillah. Insya Allah," pungkas pria berkelahiran Jakarta, 14 Juli 1983 ini.(BP/Nis)
Berita lainnya:







