Kelompok musik SLANK akan menggelar konser dengan iringan musik orkestra di enam kolta Pulau Jawa.
"Kita akan tampil di enam kota," kata vokalis Kaka saat ditemui pada jeda latihan bandnya bersama Andreas Arianto Orkestra di Studio FX Sudirman, Jakarta, Kamis malam.
Menurutnya, konser musik Slank dengan dukungan musik latar orkestra bukan hal baru, tetapi yang kali ini digelar di ruang terbuka.
"Kalau indoor sudah beberapa kali. Yang sekarang (out door) baru pertama kali," katanya menjelaskan.
Kota yang akan dikunjungi Kaka dan kawan-kawan untuk konser tersebut adalah Jember dimana mereka akan tampil di Lapangan Hadinotonegoro pada 13 Desember 2008, kemudian Kediri (Lapangan Ngeronggo, 20/12). Selanjutnya Malang (Lapangan Rampal, 27/12), Madiun (Lapangan Iswahyudi, 10/1 2009), Solo (Alun-alun Surakarta, 17/1). dan terakhir di Semarang (Simpang Lima, 24/1).
Mengenai waktu pergelaran yang dijadwalkan setiap hari Sabtu, Kaka mengatakan, "Biasa, band keluarga (semua personilnya sudah berkeluarga) kalau tampil bisanya ya di hari-hari santai."
Acara pertunjukan musik keliling itu sendiri merupakan program musik tahunan Marlboro yang ketiga sejak 2006, kali ini dijuluki "Marlboro Filter Rocks In Orchestra".
Jesse dari Departemen Humas H.M Sampoerna selaku sponsor acara mengatakan, "Berbeda dengan konsep tahun lalu, kali ini kita akan mengusung konsep kolaborasi antara musik rock dengan orchestra."
"Tapi konsep itu hanya untuk SLANK sebagai penampil utama. Band-band lainnya seperti Andra & The Backbone, BIP, Boomerang, KOIL, The Brandals, dan band lokal akan tampil tanpa dukungan orkestra," katanya.
Sementara itu, konduktor Andreas Arianto mengatakan pihaknya tidak mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan SLANK.
"Kebetulan saya penggemar berat mereka," kata dosen musik Universitas Pelita Harapan (UPH) yang baru berusia 23 tahun tersebut.
Sembilan dari 18 lagu yang akan dibawakan oleh SLANK diiringi Andreas Arianto Orchestra. Beberapa di antaranya Rock ‘N’ Roll, Seperti Para Koruptor, Virus, Simpati Blues, Gosip Jalanan, Aku Tak Bisa, dan Terlalu Manis sebagai nomor klimaks pertunjukan.
Untuk orkestranya, Andreas merekreut teman-temanya sesama musisi dari UPH, IKJ, Sekolah Musik Bandung.
"Jumlahnya ada 30 orang, dan hampir semua sebaya dengan saya," katanya. (Nis)







