Categorized | Budaya

RUMAH RAJA MALUKU GELAR GEBYAR KULINER NUSANTARA

Posted on 16 April 2009

Rumah Raja (Anjungan Daerah Provinsi) Maluku di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan acara Gebyar Kuliner Nusantara, yang akan digelar pada akhir pekan ini."Rumah Raja Maluku mendapat kehormatan dan kepercayaan sebagai tempat untuk menyelenggarakan acara Gebyar Kuliner Nusantara, yang akan diikuti oleh tim dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk dari Maluku," kata Kepala Kantor Penghubung Pemprov Maluku di Jakarta, Ibrahim Tuanaya, S.Sos, saat ditemui ANTARA di Anjungan Daerah Provinsi Maluku, Selasa.

Ia menjelaskan, kepercayaan dan kehormatan itu berawal dari Surat Dirut TMII kepada Gubernur Maluku tertanggal 10 April 2009.

Permintaan TMII itu disambut baik dan Gubernur Karel Albert Ralahalu akan hadir sebagai tuan rumah.

Rencananya, Gubernur Ralahalu besarta isteri didampingi Dirut TMII Sugiono akan menyambut rombongan tamu penting yang akan menyaksikan acara tersebut, yakni Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, para duta besar negara sahabat dan tamu VIP lainnya.

"Gubernur dan isteri akan mengenakan pakaian daerah," kata Ibrahm.

Acara Gebyar Kuliner Nusantara dijadwalkan pada Sabtu, 18 April 2009, mulai pukul 10.00 WIB.

Menurut Ibrahim, rombongan tamu akan disambut Tari Lenso sebagai ucapan selamat datang, kemudian diantar menuju ruang tunggu di sisi kanan dan kiri rumah raja untuk beristirahat sejenak.

Selanjutnya, mereka dipersilakan melihat berbagai stan peserta Gebyar Kuliner Nusantara, yang ditempatkan di ruang tengah, sambil menikmati hiburan musik hidup daerah Maluku (hawaian dan totobuang).

Setelah acara selesai, para tamu diantar keluar menuju Plaza Arsipel untuk mengikuti acara lain dari TMII, diiringi lagu Ole Sio yang akan dibawakan oleh penyanyi Maluku, Ida Tomasoa.

"Ini prosesi yang kami rancang, tetapi akan disesuaikan dengan protokol dari TMII," kata Ibrahim.

"Festival Indonesia"

Gebyar Kuliner Nusantara merupakan salah satu dari serangkaian acara Festival Indonesia, yang digelar TMII untuk menyambut hari jadinya yang ke 34 tahun, tanggal 20 April.

Kegiatan festival dijadwalkan mulai 18-26 April 2009, diikuti oleh tim dari seluruh provinsi di Tanah Air.

Selain Gebyar Kuliner Nusantara, Pemprov Maluku juga berpartisipasi mengikuti beberapa acara, di antaranya Karnaval Budaya Nusantara, Gelar Citra Budaya Tradisional, Parama Budaya atau Natya Gita Nusantara. Pameran Produk Unggulan Daerah, dan Parade Busana Daerah.

Khusus untuk Gebyar Kuliner Nusantara, tim dari Maluku akan menghidangkan antara lain Jus Gandaria, buah khas Maluku, Talam Sagu atau Sagu Asar (bubur sagu dicampur gula merah dan kenari yang dibungkus daun talam) yang merupakan makanan ringan khas Pulau Buru, dan Laat (rumput laut) dari daerah Maluku Tenggara.

Sementara untuk Natya Gita Nusantara, akan ditampilkan tim yang masuk 10 besar terbaik di ajang Parade Lagu Daerah Nusantara pada Desember 2008 dengan lagu berjudul "O Maluku" yang dibawakan oleh Ida Tomasoa.

"Promosi pariwisata"

Seperti anjungan daerah provinsi lainnya di TMII, salah satu fungsi Rumah Raja Maluku adalah sebagai jendela informasi bagi khususnya wisatawan dan penanam modal yang ingin mengetahui tentang potensi sumberdaya alam dan pariwisata Maluku.

Memanfaatkan Gebyar Kuliner Nusantara, Pemprov Maluku sudah menyiapkan LCD berisi film tentang profil daerahnya, yang akan ditayangkan di dua layar besar selama acara berlangsung,

"Film tentang potensi sumberdaya alam, pariwisata, produk unggulan dan barang kerajinan khas Maluku ini akan kami tayangkan agar dapat dilihat oleh para pengunjung, terutama sekali para duta besar dan kalangan pengusaha," kata Ibrahim.

Kegiatan promosi itu diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan industri usaha dan pariwisata daerah.

"Outputnya memang tidak bisa langsung terlihatt, tapi kami yakin berdampak positif, paling tidak dalam meningkatkan angka kunjungan wisatawan.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Maluku, angka kunjungan wisatawan nusantara ke daerah itu pada 2008 mencapai 15.232 orang atau 23,26 persen dari estimasi, sedangkan wisatawan mancanegara mencapai 2.805 orang (9,62 persen).

Tahun ini, Disparbud Maluku memperkirakan angka kunjungan wisatawan nusantara mencapai 20.377 orang dan wisatawan mancanegara 4.147 orang.

Saat membuka acara Pesta Rakyat di Negeri Alang, Maluku Tengah, Maret lalu, Gubernur Karel Albert Ralahalu juga mencanangkan kampanye Maluku Sadar Wisata, yang menuntut semua pihak baik pemerintah, masyarakat dan pengusaha untuk menjaga, melestarikan dan mengembangkan potensi sumberdaya alam dan pariwisata sebagai daya tarik bagi penanam modal dan wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung dan membuka usaha di provinsi seribu pulau itu. (Nis)

Share

Berita lainnya:

Leave a Reply

*

Advertise Here

Dari Redaksi: Karena dia Poppy Gicella

TRIPLE double u dot selebonfire dot com hadir dengan tampilan baru. Pastinya lebih seru dan nge-jrenk 'cause harus menggambarkan dirinya sebagai pusat info tentang kaum selebriti, tidak peduli mereka berkecimpung di dunia musik, film or sinetron, model, fashion dan sebagainya. Continue Reading


Gallery

poppy5a poppy-dark-galleryt poppy12a poppy2a poppy16 poppy7a



Advertise Here