Tiada matinya. Itulah kalimat yang pantas disematkan kepada perempuan bernama lengkap Sri Rossa Rosliani Handiyani ini. Rumah tangganya bersama penabuh bedug Inggris grup band Padi, Yoyo, boleh saja terpuruk. Namun tak berarti karier wanita kelahiran Sumedang ini ikut-ikutan terpuruk. Segudang aktivitas dan obsesi telah menanti salah satu Diva Indonesia ini.
“Alhamdulillah sekarang lagi banyak pekerjaan. Jadi, lagi semangat-semangatnya, lagi seneng-senengnya kerja,” kata Rossa ketika ditemui usai mengisi acara Dahsyat di Stasiun RCTI (27/10/09). “Lagian khan aku masih muda, masih 30-an. Kalau nggak kerja keras, waktu terbuang percuma,” lanjut Rossa. Secara berseloroh, perempuan yang pernah mengeluarkan album anak-anak Untuk Sahabatku pada tahun 1988 ini pun berobesesi punya 10 rumah. Wajar, karena Rossa punya obsesi membangun bisnis properti.
Karier penyanyi bertubuh mungil ini pun tak bisa dipandang sebelah mata. Sekurang-kurangnya enam album telah Rossa rilis. Bahkan album kompilasi Yang Terpilih yang rilis tahun 2000 sudah dirilis di Malaysia pada tahun 2007. Namun, perempuan kelahiran tahun 1988 ini pun masih banyak menyimpan obsesi. “Sekarang lagi pengin duet sama pesohor dari negeri lain,” kata Rossa. Dan, penjajakan menembus pasar negara Tirai Bambu pun sedang dirancang.
“Kemarin ke Taiwan ketemu sama produser, sana masih mikir konsepnya kaya apa, jadi masih obrolan doang,” kata Rossa. Namun, tentang siapa musisi yang terlibat dalam proyek ini, dari China atau Indonesia, Rossa mengaku masih belum tahu. Ternyata, pelantun tembang Tegar ini pun telah membangun bisnis manajemen artis dan recording. Bisnis yang telah dua tahun dia geluti.
Sibuk terus, tentang pacar bagaimana? “Aku belum punya pacar. Aku sih nggak pernah ke pikiran bakal punya pacar siapa. Kalau nanti ketemu terus cinta, ya udah,” jawab Rossa. “Aku konsentrasi ke anak dan karier aja,” jawab lulusan FISIP Universitas Indonesia tersebut.
Rossa pun tidak mematok kalau pasangan itu harus lebih tua atau lebih mudah. Karena menurutnya, cinta itu tidak memilih yang lebih tua atau lebih muda. “Kalau cocok, ya cocok aja,” katanya. “Lagian usia juga nggak selalu terkait dengan kedewasaan,” lanjutnya. “Ada yang berumur tapi kelakuannya masih kaya anak kecil, begitu pula sebaliknya,” paparnya. Setuju. (dh)
Berita lainnya:







