Sukses mengggelar pementasan Dongeng Cinta Kontemporer I pada 28-29 Mei 2009 lalu, Sujiwo Tejo bakal gelar Dongeng Cinta Kontemporer II bertajuk “Kasmaran Tak Bertanda” di Gedung Kesenian Jakarta pada tanggal 13-14 Nopember 2009.
“Saya menghadirkan Dongeng Cinta Kontemporer II dengan memberikan muatan kontekstual dan menyuguhkan pertunjukan wayang dalam sensibilitas kontemporer,” kata dalang nyentrik tersebut. “Sebagai salah satu strategi untuk membuat seni pertunjukan wayang menjadi lebih menarik dinikmati terutama generasi muda,” lanjutnya.
Pementasan tersebut didukung sekitar 40 pemain yang terbagi dalam kelompok teater, paduan suara, pemain musik, penari dan lain-lain. Sujiwo Tejo pun bakal melakukan eksperimentasi musikal dengan meramu musik campur sari, jazz, blues, rock, pop dan sentuhan etnis.
“Lewat pementasan ini saya ingin berbagi dengan masyarakat Indonesia tentang optimisme akan kemurnian cinta dan merasakan bahwa kasmaran atau cinta bukan saja tak bertanda, tapi bisa mengisyaratkan tanda sebaliknya, yaitu dendam. Saya akan men’dongeng’ tantang cinta yang inklusif ,” kata budayawan kelahiran Jember tersebut. (dh)







