KOTA Bandung memang dikenal dengan wisata kulinernya. Tak heran setiap akhir pekan banyak wisatawan lokal maupun asing yang berbondong ke kota ini. Salah satu kuliner yang paling diburu saat ini adalah ice cream goreng.
Ice cream digoreng? Apa tidak mencair? Pertanyaan itu selalu dilontarkan konsumen yang datang untuk membeli. Bahkan, tak sedikit dari mereka ingin menyaksikan sendiri proses mengngorengnya yang menggunakan minyak panas tersebut.
“Bahkan para konsumen itu memotret dan membuat video proses penyajian makanan ringan iini,” ujar Endro Purwanto (43) pemilik kedai Ice Cream Goreng di Lembang, Bandung.
Ide menciptakan kuliner unik ini, berangkat dari sulitnya mencari bantuan untuk kegiatan sosial yang sedang di tangani oleh Endro. Sebagai komandan BASTEK Care Unit, Endro sejak 15 September 2009 mendirikan Dapur Umum Balita bagi para korban gempa di Pengalengan. Kegiatan amal tersebut masih berjalan hingga sekarang, yaitu memberi makanan sebanyak 150 hingga 500 porsi setiap hari bagi para Balita korban gempa.
Kesulitan mencari donatur itu yang membuat Endro menyisihkan 10 persen – 30 persen dari omset untuk menunjang kegiatan sosial tersebut.
“Jadi, dengan membeli Ice Cream Goreng, konsumen bisa goyang lidah sekaligus beramal,” katanya.
Karena itu pula, Endro berniat menjalin kerjasama dengan pihak yayasan atau panti asuhan yatim piatu untuk membantu mendapatkan dana guna memenuhi kebutuhan penghuni panti.
“Saya sudah melakukan riset setahun lebih mengenai bisnis ice cream goreng di kota Bandung ini. Dari riset itu saya melihat banyak usaha tersebut yang tidak jalan dengan baik. Dari situ saya tahu kelemahan mereka dalam menjalani usahanya,” paparnya.
“Saya punya cara berbeda dalam menjualnya. Alhamdullilah, selalu laris diserbu pembeli. Jadi 10 persen – 30 persen bisa saya sisihkan untuk mereka yang membutuhkan,” imbuh mantan wartawan/fotografer ini.
Cara berbeda tersebut adalah jika penjual lain membuka outlet dan menunggu pembeli, yang dilakukan Endro justru dengan mendatangi pembeli dengan menggunakan gerobak dan mobil.
Ice Cream Goreng adalah ice cream yang dibalut adonan khusus yang kemudian dibekukan. Sebelum disajikan digoreng terlebih dahulu selama 20 detik. Selanjutnya toping aneka rasa ditambahkan yang membuat Ice Cream Goreng tersebut terasa sangat nikmat.
“Panas di luar, dingin di dalam. Maka, jadilah sensasi kuliner panas dingin,” ujarnya.
“Kelebihan lain, harganya yang lumayan murah, antara Rp5000 hingga Rp6000. Harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat,” jelasnya. (asi)








February 2nd, 2010 at 18:44
Saya sangat tertarik untuk memulai usaha ice cream goreng ini. Saya tinggal di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dan buta masalah usaha makanan. Sekarang saya masih karyawan swasta, ingin sekali mempunyai usaha sampingan karena isteri saya menganggur. Bagaimana cara memulainya? tolong info yang sedetil2nya agar saya bisa membuka usaha ice cream goreng ini di Palangkaraya. Terima kasih atas kesediaanya menjalin komunikasi dengan saya.
wassalam.
April 22nd, 2010 at 11:38
tempat ini lokasi tepatnya di mana ya? Tolong alamatnya donk…
June 3rd, 2010 at 07:17
Bagi yang berminat bisnis ice cream goreng, bisa klik di http://www.icecreamgorengbandung.blogspot.com
Atau di FB: endro.purwanto@gmail.com
June 3rd, 2010 at 07:19
Lokasi Ice Cream Goreng Bandung ada di Foodcourd TUBIS (Jl. Tubagus Ismail), Pasar Baru lantai 6, IBCC Jln. A. Yani, Tahu Susu Lembang, di Lembang, dll