SAAT merayakan ulang tahunnya yang ke-15, Senin (11/01), Indosiar bakal didemo oleh 200 karyawannya, yang menuntut kenaikan gaji.
“Mereka memang sudah minta izin untuk melakukan demo. Dan kami sudah mengantisipasinya,” kata Handoko, Direktur Indosiar, “Buat kami, tidak apa-apa mereka melakukan unjuk rasa asalkan mengikuti prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Saat ini, kata Handoko, karyawan Indosiar berjumlah 1500 orang, sedangkan yang berdemo hanya 200 orang, pemicu demo tersebut karena mereka minta kenaikan gaji, dengan sistem pukul rata.
“Sementara manajemen memberlakukan kenaikan gaji bagi karyawan melalui dua hal, yaitu berdasarkan evaluasi kinerja masing-masing karyawayan yang dinilai oleh atasannya (key performance indicator), dan melihat kondisi keuangan perusahaan saat ini,” tuturnya.
Selama ini, jelasnya, manajemen sudah menerapkan ketentuan upah minimum standar UMR, upah lembur, dan lainnya, sesuai dengan peraturan Depnaker.
“Gaji mereka sudah di atas rata-rata. Boleh dibandingkan dengan gaji stasiun televisi swasta lainnya. Kami memberi karyawan dengan upah yang layak dan cukup tinggi,” tegasnya.
“Setahu saya, Indosiar memberi gaji yang besar kepada semua karyawannya,” timpal Direktur Program Indosiar, Triandy Suyatman.
SEMARAK FANTASI
Meski diwarnai unjuk rasa karyawannya sendiri, manajemen Indosiar tetap merayakan ultah ke-15 dengan meriah. Mengambil tema Semarak Fantasi 15, berbagai acara telah dipersiapkan, terutama show besar dengan panggung multimedia Giant LED berupa layar tipis berukuran besar, lengkap dengan permainan lighting yang spektakuler, dan menampilkan penyanyi, band dan artis-artis papan atas, pada Senin (11/01), pukul 19.00 WIB.
Meski semarak, namun tidak menghabiskan dana terlampau besar. Jika dibandingkan dengan perayaan ultah televisi swasta lainnya, biaya yang dikeluarkan Indosiar jauh lebih kecil.
“Karena kami memproduksi sendiri semua acara, juga perayaan ini kami adakan di rumah sendiri. Semua studio kami pakai, dengan begitu biaya sewa tempat tidak ada sama sekali,” jelas Triandy, seraya menambahkan biaya sewa tempat sepeti JCC, Teater Tanah Airku, Balai Sarbini dan sebagainya, jelas sangat tinggi.
“Artinya anggaran yang dikeluarkan lebih kecil, tapi hasilnya lebih besar,” imbuhnya.
Kegembiraan bukan hanya untuk karyawan dan petinggi ndosiar, tetapi juga masyarakat. Selain memberikan hiburan megah, pihak Indosiar juga memberi kesempatan kepada pemirsa yang berulang tahun bertepatan dengan Indosiar, tanggal 11 Januari, untuk ikut serta spesial Happy Song 11. (asi)







