Sejak kecil, Fiona Yuan menyukai dunia tarik suara. Wanita kelahiran JiangXi China ini sebelumnya berkarir di Metro TV sebagai presenter dan pembaca berita. Kemampuan olah vokalnya diperlihatkan kepada khalayak saat bernyanyi dengan Titi DJ dan Christopher Abimanyu di acara ulang tahun Metro TV yang ke-7. Mereka bertiga menyanyikan lagu Indonesia Pusaka dalam 3 bahasa (Indonesia, Inggris, Mandarin). Banyak sahabat dan kerabatnya yang mengatakan bahwa suaranya bagus. Bahkan Fiona telah ditawari rekaman oleh sejumlah produser. Namun saat itu Fiona masih belum memantapkan pilihannya. Setelah mengundurkan diri dari Metro TV, Fiona bekerja freelance sebagai presenter dan penyanyi di acara formal maupun acara ulang tahun.
Akhir tahun 2008, Fiona mendapat tawaran untuk merilis singlenya dibawah label SONY MUSIC. Ditanya soal perasaannya, Fiona mengaku senang. “Saya langsung recording di studio Harry Budiman” kata Fiona.
Untuk setiap lagu, agar lebih dapat feelnya. Fiona berlatih dengan mendengar lewat iPod setiap malam bahkan sampai terbawa mimpi.
Ada 3 buah lagu yang dibawakan oleh Fiona. 1 lagu berbahasa Mandarin dan 2 lagu berbahasa Indonesia. Yang istimewa adalah lagu mandarin yang dinyanyikan yaitu Ni Bu Shu Yu Wo (Bukan Untukku), adalah lagu Indonesia karya Yovie Widianto yang pernah dipopulerkan oleh Rio Febrian.
“Membawakan lagu yang sudah dikenal apalagi pernah dibawakan oleh Rio Febrian adalah tantangan tersendiri, karena saya harus membuat lagu ini berbeda dan spesial dari versi sebelumnya. Saya sendiri yang menterjemahkan lagu tersebut ke bahasa Mandarin. Dan ini tidak mudah, karena bahasa Indonesia saya masih belum terlalu fasih,” jelas wanita yang saat ini sedang memperdalam bahasa dengan mengikuti kursus bahasa Indonesia dan Inggris demi menunjang karirnya.
Lagu lain yang dibawakan Fiona adalah Tanyakan Saja Pada Bulan (Yue Liang Dai Biao Wo De Xin), lagu mandarin yang sangat terkenal dan pernah dibawakan oleh banyak artis Mandarin dalam berbagai versi termasuk salah satunya adalah penyanyi legendaris Mandarin Teresa Teng. Khusus untuk versi Indonesia ini, aransemen dan liriknya dibuat oleh Harry Budiman.
Adapun Goodbye My Love, merupakan lagu yang aslinya dari Jepang karya Masaaki Hirao / Rei Nakanishi namun dipopulerkan oleh Teresa Teng. Lewat tarikan vokal Fiona yang khas, lagu ini dihadirkan dalam lagu ballad yang sangat menyentuh dan sangat cocok dinikmati sambil berkaraoke.
Selain bernyanyi, Fiona hobi melukis, terutama dengan kuas tradisional Cina. “Sejak kecil saya memang suka seni. Saya pencinta lukisan. Mungkin bisa dibilang jiwa saya jiwa seniman. Selain itu saya juga suka olahraga, baca buku tentang cinta, dan memasak Chinese food” tutur Fiona yang suka menulis puisi ini.
Lagu-lagu Fiona Yuan diatas ini dapat dinikmati dalam album bertajuk Asian Love Hits. Album kompilasi bertemakan pop mandarin yang easy listening. Berisikan 17 lagu, yang dibawakan oleh sejumlah penyanyi seperti Lee Hom Wang (Everything), Joanna Wang (Mi Gong – Let’s Start From Here), Karen Mok (Close To You), Vic Chou (Missing U), Coco Lee (Di Da Di).
Kehadira Fiona Yuan dengan album Asian Love Hits ini diharapkan dapat menyemarakkan tahun baru Cina (Imlek) 2010. Gong Xi Fa Cai !(BP)







