JAKARTA,
SEJAK beberapa tahun lalu, sineas muda dan beberapa aktor serta aktris memboikot perhelatan Festival Film Indonesia (FFI), karena dianggap tidak berpihak pada perfilman Indonesia secara utuh. Dan, pro-kontra FFI ini makin membuncah ketika film Ekskul produksi Indika Entertainment terpilih sebagai Film terbaik FFI 2008. Mereka pun mengembalikan Piala Citra yang pernah mereka terima.
Kini, mereka masih memboikot penyelenggaraan FFI tersebut. Namun, ternyata panitia FFI tidak mau mundur. Mereka terus menggelar FFI di tahun 2010 ini.
“FFI tetap jalan. Kita akan menggela pengumuman nominasi pada 3 Desember 2010. Lalu, tanggal 17 Desember-nya adalah penganugerahan Piala Citra FFI 2010,” kata Ketua Penyelenggara FFI, Niniek L Karim, (4/5/2010).
Mereka tetap optimistis FFI akan mampu berjalan baik dan sukses meski mendapatkan kendala. Niniek merujuk pada FFI Agustus 2009 yang tetap berlangsung meski ditolak.
“Tugas komite itu memastikan acara ini berlangsung. Jadi kemudian jika ada yang tidak terakomodasi filmnya itu lepas dari komite dan di luar dari kami, karena semua diputuskan juri,” jelas perempuan kelahiran 14 Januari 1949 itu.
Menanggapi makin banyaknya festival film selain FFI, menurut Niniek justru itu hal bagus, karena akan makin mendorong kreativitas insan film dan berproduksi. (asi/foto kapanlagi.com)
Berita lainnya:







