JAKARTA,
Selain kegiatan memenej artis dan model-modelnya, pria kelahiran 27 Februari 1976 ini juga tengah sibuk merambah ke dunia fesyen tanah air. Tidak tanggung-tanggung, pria single yang biasa akrab di sapa Tata ini juga di percaya untuk menangani salah satu DISTRO terkemuka di bilangan Ciampelas, Bandung, Jawa Barat (7/2)
”Sebenernya aku di tunjuk oleh manajemen perusahaan distro ini sebagai PR (Public Relation). Yah kebetulan saya dan artis-artis saya juga kan suka fesyen, so mengapa tidak aku coba kalo memang mereka percaya sama kita. Dan lagi, CAMO (distro) saat ini tengah melakukan banyak perubahan konsep style mereka di tahun 2010. Penampilan produk di buat jauh lebih mewah, dengan harga sangat terjangkau. Pokoknya CAMO mengedepankan sisi penampilan busana bagi pria remaja sampai orang dewasa.” Tata Liem berujar.
Kalau di tahun-tahun sebelumnya produk Como mendominasi trend pakaian band-band di tanah air, kali ini mereka mencoba untuk lebih expand dengan salah satunya mengangkat seorang Boy Hamzah sebagai ikon produk mereka. Adapun alasannya adalah, bahwa artis film Tiran dan model iklan kelahiran 22 februari 1989 ini, terkesan cool dan memiliki perawakan sempurna. ”Boy memenuhi kriteria target pangsa pasar kami. Selain Boy yang khas dengan wajah Timur Tengahnya, kita juga memakai Nu Miracle Band asal Jakarta sebagai icon perwakilan anak-anak band saat ini. Artinya, konsep anak band tetap takkan pernah hilang dari imej Camo Warbroke.
Di samping itu Como juga merekrut beberapa artis Glow Management sebagai model mereka diantaranya, Edward Harris(17) yang berwajah Amerika, Archiles Razak yang memiliki wajah Eropa dan Andrew Rama yg bertampang Asia.
Tata Liem pun berharap, ”semoga dengan adanya kerjasama ini, kedepannya akan lebih dapat mengangkat nama CAMO menjadi salah satu brand ternama di tanah air khususnya, dan di gandrungi para kawula muda mancanegara atau di dunia Internasional nantinya”.Ok guys…let’s talk about CAMO now”!(Dhanie)
Berita lainnya:







