JAKARTA, Selebonfire.com
Wanita adalah salah satu sumber inspirasi cerita tak kunjung kering. Banyak film yang telah menjadikan wanita sebagai sumber tema cerita. Dan salah satunya adalah film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita produksi Anak Negeri Film Production. Film besutan sutradara muda Robby Ertanto ini bercerita tentang kehidupan para wanita urban.
“Perempuan punya sesuatu hal yang lebih dari lelaki. Apakah keberadaan secara politis, karier? Saya bilang nggak. Semua itu nol!” papar Robby Ertanto ketika ditemui usai acara tumpengan sebelum mulai syuting film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita di Studio Sakti Aktor, Pancoran, Jakarta beberapa waktu lalu. “Kelebihan keberadaaan wanita karena wanita punya rahim. Itu adalah senjata terbesar. Ini saya aktualisasikan dalam film,” lanjutnya.
Film ini yang diakui sebagai film low budget oleh produser Intan Kiflie ini bercerita tentang persoalan tujuh wanita. Para bintang papan atas yang bakal ikut membintangi film yang awalnya film pendek Aku Perempuan tersebut antara lain Jajang C Noer (sebagai Dr. Kartini), Happy Salma (sebagai Yanti), Marcella Zalianty (sebagai Dr. Rohana), Olga Lidia (sebagai Lili), Debbie Pringgorejo (Dinda), Intan Kiflie (Ratna) dan bintang muda Tamara Tyasmara (sebagai Rara).
Robby mengaku, film tersebut memang dipersiapkan untuk mengikuti festival-festival di luar negeri. “Kita mengutamakan festival-festival luar negeri yang sudah langganan saya,” kata sutradara muda yang masih kuliah di IKJ tersebut. Secara terus-terang Robby pun mengaku lebih suka bermain di dunia internasional. “Untuk diterima di Indonesia, saya kira itu hal kesekian. Yang penting disana saya bicara tentang Indonesia,” papar Robby.
Namun, tentu orientasi internasional tidak selalu berarti mengorbankan akar dan sisi komersial. “Saya mencoba memakai treatmen yang akan diterima secara komersial, karena saya masih melihat pasar juga. Saya pikir, film ini ‘realitas banget’ dimana masyarakat mengenal semua masalah itu,” papar sutradara film pendek penyabet Tema Terbaik untuk film Nyawa-Nyawa Mendamaikan Persada di FFI 2008 tersebut.
“Semoga dengan hadirnya film ini bisa memberikan warna baru bagi perfilman Indonesia dan semoga warga negara Indonesia makin cinta sama film Indonesia,” harap Robby. (dh)
Berita lainnya:







