<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SELEBONFIRE &#187; Resto/Kuliner</title>
	<atom:link href="http://www.selebonfire.com/category/restokuliner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.selebonfire.com</link>
	<description>Terpanas, Terkini &#38; Terdalam &#124; Ver. BETA 1</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 16:35:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nonton Bola Bareng di La Piazza</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/nonton-bola-bareng-di-la-piazza/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/nonton-bola-bareng-di-la-piazza/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 19:36:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3508</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Selebonfire.com

Sejak tgl 11 Juni 2010 La Piazza Kelapa Gading  menggelar acara Nonton Bareng. Nonton Bareng ini akan digelar hingga partai  Final berlangsung yaitu 12 Juli 2010, dini hari. La Piazza menjadi salah tempat  Nonton Bareng yang spesial karena memiliki Layar sebesar 4&#215;6 m yang bisa  ditonton dari 2 sisi, yaitu dari sisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, Selebonfire.com<strong><br />
</strong></p>
<p>Sejak tgl 11 Juni 2010 La Piazza Kelapa Gading  menggelar acara Nonton Bareng. Nonton Bareng ini akan digelar hingga partai  Final berlangsung yaitu 12 Juli 2010, dini hari.<span id="more-3508"></span> La Piazza menjadi salah tempat  Nonton Bareng yang spesial karena memiliki Layar sebesar 4&#215;6 m yang bisa  ditonton dari 2 sisi, yaitu dari sisi Plaza La Piazza, area outdoor dan dari  area semi outdoor Minisquare. Ambience dari masing-masing sisi ini pastinya  berbeda dan bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin merasakan sensasi Nonton  Bola Bareng di La Piazza.</p>
<p>La Piazza juga mengadakan program Tebak Skor  yang memberikan hadiah menarik seperti voucher La Piazza senilai Rp 200.000, HP  CDMA dan banyak hadiah menarik lainnya, dengan total hadiah senilai Rp 10 Juta.  Progam ini pengunjung bisa ikut menebak skor untuk babak semi final A, semi  final B, perebutan Juara 3 dan Final. Kupon harus diserahkan ke Customer Service  Pintu Selatan La Piazza hingga tgl 6 Juli 2010. Form pendaftaran bisa diambil di  Information Center La Piazza.</p>
<p>Selain  di area Minisquare dan Plaza La Piazza, hampir semua tenant restoran di La  Piazza juga memiliki program Nonton Bola Bareng dengan paket dan menu spesial  mereka. Seperti Pisa Cafe, Chatter Box, Eleventh hour, Coffee Corner, La Porchetta dan banyak  lagi.</p>
<p>Cut Meutia GM Corporate Communication Summarecon  menambahkan, <em>&#8220;Untuk pengunjung yang ingin menyaksikan acara nonton bola  bareng di La Piazza dengan membawa anggota cukup banyak, supaya tidak kehabisan  tempat,  disarankan untuk reservasi, yaitu dengan menghubungi  021-92514917&#8243;</em>.(dhanie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/nonton-bola-bareng-di-la-piazza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puri Denpasar Hotel Lebih Private and Cozy</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/04/puri-denpasar-hotel-lebih-private-dan-hangat/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/04/puri-denpasar-hotel-lebih-private-dan-hangat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 07:49:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=2524</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA,
Di samping letak strategis atau mudah terjangkau, pelayanan yang hangat dan kekeluargaan &#8220;Feel likes home&#8221; adalah merupakan salah satu kunci sukses di dalam menjalankan bisnis perhotelan dan hiburan.
Berlokasi di kawasan segitiga Emas Kuningan, Jakarta Selatan, jelas soal waktu menjadi kunci utama bagi para pebisnis dan para eksekutif telah terakomodir dengan sendirinya. Oleh karennya PURI DENPASAR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA,</p>
<p>Di samping letak strategis atau mudah terjangkau, pelayanan yang hangat dan kekeluargaan &#8220;Feel likes home&#8221; adalah merupakan salah satu kunci sukses di dalam menjalankan bisnis perhotelan dan hiburan.<span id="more-2524"></span></p>
<p>Berlokasi di kawasan segitiga Emas Kuningan, Jakarta Selatan, jelas soal waktu menjadi kunci utama bagi para pebisnis dan para eksekutif telah terakomodir dengan sendirinya. Oleh karennya <strong>PURI DENPASAR HOTEL </strong>sangat mengerti dan memahami betul bagaimana agar program-program hotel bisa mensupport kegiatan dunia bisnis perkotaan.</p>
<p>”Para pebisnis di Jakarta sangat membutuhkan tempat yang lebih private agar mereka merasa nyaman(Cozy) dan rileks di dalam menjalani rutinitas dan aktifitas pekerjaannya. Hotel kami sengaja di setting dengan nuansa Bali (interior) agar mereka bisa terbebas dari suasana perkotaan yang serba bikin stres. Bahkan kami menyediakan <em><strong>Gym</strong></em> dan <em><strong>Spa</strong></em> sebagai alternatif untuk penghilang rasa penat dan lelah setelah bekerja seharian,” Kata Andrianita M selaku Sales Supervisor Puri Denpasar Hotel.</p>
<p>”Hotel kami juga memiliki Restoran (Padi) yang buka 24 jam. Ada GiliBar &amp; Lounge sebagai tempat interaksi sosial yang santai sambil mendengarkan lagu-lagu. Kami siapkan semua ini mengingat pengunjung hotel kami terdiri dari 50 % pengunjung lokal dan 50 % pengunjung asing. Yang jelas kami akan tetap berusaha untuk membuat nyaman para tamu hotel, namun tetap mengutamakan wilayah privacy mereka. Maklum hotel kami kan di kelilingi kedutaan-kedutaan besar(Ambassy) juga, jadi banyak orang asing yang sekedar datang ke Bar dan restoran, dan ada pula yang menginap di sini,”jelas Andre selaku Manager Hotel menambahkan.</p>
<p>Hotel berbintang 4 yang dapat di tempuh dalam waktu 40 menit dari Bandara Soekarno- Hatta ini memiliki  64 kamar. Masing-masing jenis terdiri dari, 12 kamar Superior (Twin), 36 kamar Deluxe (18 Twin, 18 Single), 12 kamar Premier, 2 kamar Executive Sweet dan 2 Kamar President. Harga kamar antara 1.5 s/d 5 Juta/ malam.</p>
<p>Hotel yang beralamat lengkap di Jl. Denpasar Selatan No.1, Kuningan Jakarta Selatan ini pun menyediakan tempat untuk meeting dan seminar untuk acara-acara kantor. &#8220;Sudah banyak dari pihak instansi pemerintah dan swasta yang sering mengadakan acara di hotel kami, bahkan banyak dari mereka berkali-kali mengadakan acara di sini. Sudah bisa kok bikin acara di sini minimal 10 Pack, kami sediakan sampai 150 pack. Dan kami pun  menerima Guaranty Letter dari perusahaan,&#8221; pungkas Andrianita mengakhiri perbincangan dengan <a title="Puri Denpasar" href="http://selebonfire.com" target="_blank">Selebonfire.com</a>. (Bagus)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/04/puri-denpasar-hotel-lebih-private-dan-hangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ice Cream Goreng : Panas Di Luar Dingin Di Dalam</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2009/12/ice-cream-goreng-panas-di-luar-dingin-di-dalam/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2009/12/ice-cream-goreng-panas-di-luar-dingin-di-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 15:16:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=1183</guid>
		<description><![CDATA[KOTA Bandung memang  dikenal dengan wisata kulinernya. Tak heran setiap akhir pekan banyak wisatawan lokal maupun asing yang berbondong ke kota ini. Salah satu kuliner yang paling diburu saat ini adalah ice cream goreng.
Ice cream digoreng?  Apa tidak mencair? Pertanyaan itu selalu dilontarkan  konsumen yang datang untuk membeli. Bahkan, tak sedikit dari mereka ingin menyaksikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA Bandung memang  dikenal dengan wisata kulinernya. Tak heran setiap akhir pekan banyak wisatawan lokal maupun asing yang berbondong ke kota ini. Salah satu kuliner yang paling diburu saat ini adalah ice cream goreng.<span id="more-1183"></span></p>
<p>Ice cream digoreng?  Apa tidak mencair? Pertanyaan itu selalu dilontarkan  konsumen yang datang untuk membeli. Bahkan, tak sedikit dari mereka ingin menyaksikan sendiri proses mengngorengnya yang menggunakan minyak panas tersebut.</p>
<p>“Bahkan para konsumen itu  memotret dan membuat video proses penyajian makanan ringan iini,” ujar Endro Purwanto (43) pemilik kedai Ice Cream Goreng  di Lembang, Bandung.</p>
<p>Ide menciptakan kuliner unik ini, berangkat dari sulitnya mencari bantuan untuk kegiatan sosial yang sedang di tangani oleh Endro. Sebagai  komandan BASTEK Care Unit, Endro sejak 15 September 2009 mendirikan Dapur Umum Balita bagi para korban gempa di Pengalengan. Kegiatan amal tersebut masih berjalan hingga sekarang, yaitu memberi makanan sebanyak 150 hingga 500 porsi setiap hari bagi para Balita korban gempa.</p>
<p>Kesulitan mencari donatur itu yang membuat Endro menyisihkan   10 persen – 30 persen dari omset untuk menunjang kegiatan sosial tersebut.</p>
<p>“Jadi, dengan membeli Ice Cream Goreng, konsumen bisa goyang lidah sekaligus beramal,” katanya.</p>
<p>Karena itu pula, Endro berniat menjalin kerjasama dengan pihak yayasan atau panti asuhan yatim piatu untuk membantu mendapatkan  dana guna memenuhi  kebutuhan penghuni panti.</p>
<p>“Saya sudah melakukan riset setahun lebih mengenai bisnis ice cream goreng di kota Bandung ini. Dari riset itu saya melihat banyak usaha tersebut yang tidak  jalan dengan baik. Dari situ saya tahu kelemahan mereka dalam menjalani usahanya,” paparnya.</p>
<p>“Saya punya cara berbeda dalam menjualnya. Alhamdullilah, selalu laris diserbu pembeli. Jadi 10 persen – 30 persen bisa saya sisihkan untuk  mereka yang membutuhkan,” imbuh  mantan wartawan/fotografer ini.</p>
<p>Cara berbeda tersebut adalah jika penjual lain membuka outlet dan menunggu pembeli, yang dilakukan Endro justru dengan mendatangi pembeli dengan menggunakan gerobak dan mobil.</p>
<p>Ice Cream Goreng adalah  ice cream yang dibalut adonan khusus yang kemudian dibekukan. Sebelum disajikan digoreng terlebih dahulu selama 20 detik. Selanjutnya toping aneka rasa ditambahkan yang membuat Ice Cream Goreng tersebut terasa sangat nikmat.</p>
<p>“Panas di luar, dingin di dalam. Maka, jadilah sensasi kuliner panas dingin,” ujarnya.</p>
<p>“Kelebihan lain, harganya yang lumayan murah, antara Rp5000 hingga Rp6000. Harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat,” jelasnya. (asi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2009/12/ice-cream-goreng-panas-di-luar-dingin-di-dalam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lesehan Tradisional Kampung Aer</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2008/10/lesehan-tradisional-kampung-aer/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2008/10/lesehan-tradisional-kampung-aer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://selebonfire/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sekarang ini sudah jarang kita temui rumah makan model lesehan. Bagi yang ingin merasakan, ada baikyan mengunjungi rumah makan DJS Kampoeng Aer.
Terletak di Family Park Alam Sutera, Serpong, Tangerang, rumah makan ini tidak hanya menawarkan makan lesehan, tapi nuansa pedesaan juga ditampilkan.
Sejak di pintu masuk, pengunjung sudah dapat merasakan suasana pedesaan yang ditawarkan DJS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sekarang ini sudah jarang kita temui rumah makan model lesehan. Bagi yang ingin merasakan, ada baikyan mengunjungi rumah makan DJS Kampoeng Aer.<span id="more-397"></span>
<p>Terletak di Family Park Alam Sutera, Serpong, Tangerang, rumah makan ini tidak hanya menawarkan makan lesehan, tapi nuansa pedesaan juga ditampilkan.</p>
<p>Sejak di pintu masuk, pengunjung sudah dapat merasakan suasana pedesaan yang ditawarkan DJS Kampoeng Aer. Karena mulai dari bagian depan hingga belakang, restoran yang berdiri tahun 2004 ini hadir dengan konsep saung atau pondok-pondok di tengah kolam ikan.</p>
<p>Dinding restoran yang terbuat dari anyaman bambu dan beratap rumbia, menciptakan suasana pedesaan yang masih sangat tradisional. Kondisi ini membuat siapa pun betah berlama-lama di restoran ini. Sambil menunggu menu pesanan datang, para tamu dimanjakan dengan lantunan lagu-lagu bernuansa Sunda.</p>
<p>Tak kalah menariknya, pengunjung juga dimanjakan dengan suara gemericik air yang selalu mengalir dari pancuran-pancuran yang didesain khusus sehingga menimbulkan suasana yang nyaman dan menyegarkan. Bagi pencinta ikan, di bagian belakang restoran yang banyak ditumbuhi aneka pohon yang menambah keteduhan ini, Anda bisa melihat sebuah akuarium berisikan ikan-ikan buaya dari Brasil yang unik.</p>
<p>&quot;Selama ini jika ingin makan sambil lesehan, orang harus jauh-jauh pergi ke Bogor atau Puncak. Dengan lahan lebih kurang 3000 meter, kami bisa menghadirkan suasana alam pedesaan di restoran ini. Tempatnya juga dekat dengan Jakarta,&quot; kata pemilik DJS Kampoeng Aer Ericson, ditemani istri tercinta, Dewi Ericson.</p>
<p>Selain memanjakan tamu dengan konsep lesehan tradisional, restoran ini juga menyuguhkan aneka hidangan Nusantara yang menggugah selera. Berbagai hidangan mulai aneka ikan hingga daging dapat dipesan di tempat ini.</p>
<p>&quot;Menu paling favorit di tempat ini antara lain gurame goreng kipas, gurame bakar, karedok, cumi bakar, dan tahu isi. Menu baru kami, gurame saus mangga, juga banyak yang memesan,&quot; kata alumnus National Hotel Institute (NHI) Bandung ini.</p>
<p>Konsep restoran lesehan ala pedesaan, menurut Ericson yang juga alumni sekolah perhotelan di Amerika, merupakan ladang bisnis yang sangat menjanjikan. Apalagi menu yang ditawarkan adalah masakan Nusantara.</p>
<p>&quot;Apa pun yang disajikan oleh restoran, mereka memiliki pangsa pasar sendiri. Namun, masakan Nusantara atau masakan tradisional tidak akan ditinggalkan karena semua orang membutuhkan nasi,&quot; terang Ericson.</p>
<p>Suasana akan terasa benar- benar berbeda jika pengunjung datang pada malam hari. Suasana remang-remang, embusan angin, dan suara jangkrik membuat restoran ini sering dikunjungi oleh mereka yang memang sangat membutuhkan ketenangan dan ingin bersantai dari rutinitas keseharian yang padat.</p>
<p>&quot;Kalau habis musim penghujan, di tempat ini bisa juga terdengar suara kodok yang saling bersahutan,&quot; kata Dewi melanjutkan.</p>
<p>Keunikan lain DJS Kampoeng Aer adalah, pemiliknya rajin melakukan survei. Selain survei perbandingan harga, sang pemilik restoran juga rajin melakukan survei menu-menu yang paling digemari oleh masyarakat.</p>
<p>&quot;Umumnya yang datang ke restoran kami adalah keluarga. Akhir pekan biasanya semua tempat penuh, bahkan bisa dua minggu indent untuk pemesanan tempat duduk,&quot; ujar Dewi.</p>
<p>Sementara keunikan menu yang ditawarkan di DJS Kampoeng Aer, menurut Ericson, adalah rasanya yang betul-betul muncul dari bumbu asli. &quot;Setiap kali restoran kami menyajikan menu, kami selalu ingin mempersembahkan rasa yang benar-benar berkualitas dan menggigit lidah,&quot; katanya menegaskan.(YUD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2008/10/lesehan-tradisional-kampung-aer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasi Kucing HIK (Hidangan Istimewa Kampung) Solo &#8211; Rawamangun</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-kucing-hik-hidangan-istimewa-kampung-solo-rawamangun/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-kucing-hik-hidangan-istimewa-kampung-solo-rawamangun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://selebonfire/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Alamat Jl.Waru No.40 Rawamangun   Pemilik Eko Purnomo   Buka mulai tanggal 1 November 2008   Buka jam 5 sore hingga malam hariMenu : ceker bacem,kepala ayam bacem, paru-paru sapi, sate kere, tempe tahu bacem,ampela ati ,sate usus minuman : wedang jahe, wedang susu jahe, es jeruk, teh kentel menu Nasi : [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alamat Jl.Waru No.40 Rawamangun <br />  Pemilik Eko Purnomo <br />  Buka mulai tanggal 1 November 2008 <br />  Buka jam 5 sore hingga malam hari<span id="more-427"></span>Menu : ceker bacem,kepala ayam bacem, paru-paru sapi, sate kere, tempe tahu bacem,ampela ati ,sate usus minuman : wedang jahe, wedang susu jahe, es jeruk, teh kentel menu Nasi : Nasi belut, nasi bandeng, nasi teri,nasi orek tempe
<p>Diberi nama nasi kucing, karena semua makanan yang saya hidangkan adalah makanan kaum kucing kata pak Eko sang pemilik tempat makan lesehan di parkiran mobil asik untuk nongkrong, orang pulang kerja biasanya mampir di tempat ini.ada yang makan di tempat dan tidak sedikit pula yang minta di bungkus untuk di bawa pulang nasi di bungkus berbentuk kerucut, konsumen tinggal ambil sesuai selera.(lihat menu nasi) (BP)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-kucing-hik-hidangan-istimewa-kampung-solo-rawamangun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gultik Gulai Tikungan</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2008/10/gultik-gulai-tikungan/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2008/10/gultik-gulai-tikungan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://selebonfire/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Ehm..kalau ngomongin soal makanan emang nggak ada habisnya. Kali ini yang akan dibahas seluk beluknya adalah Gulai.
Makanan yang berbahan dasar daging dan santan ini memang sudah nggak asing lagi bagi kamu semua yang suka jajan. Apalagi bagi kalangan anak muda yang suka hang out ke kawasan Mahakam, dekat Blok M Plaza. Disini banyak terdapat santapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ehm..kalau ngomongin soal makanan emang nggak ada habisnya. Kali ini yang akan dibahas seluk beluknya adalah Gulai.<span id="more-441"></span>
<p>Makanan yang berbahan dasar daging dan santan ini memang sudah nggak asing lagi bagi kamu semua yang suka jajan. Apalagi bagi kalangan anak muda yang suka hang out ke kawasan Mahakam, dekat Blok M Plaza. Disini banyak terdapat santapan lezat yang akan memanjakan lidah para pengunjungnya.</p>
<p>Salah satunya adalah Gultik (Gulai Tikungan-red). Ada juga yang menyebutnya Gulai Tikus. Entah siapa yang membuat plesetan ini. Yang pasti gulai ini benar-benar terbuat dari 100 persen daging sapi atau kambing. Hampir setiap hari kawasan ini dipadati pengunjung baik anak muda maupun pekerja yang akan menikmati Gultik ini. Karena harganya yang sangat terjangkau, nggak heran kalau Gultik ini selalu dipenuhi pengunjung. Harga untuk satu mangkok Gulai plus nasi dan kerupuk tidak sampai sepuluh ribu. Pasti penasaran banget kan, bagi kamu yang emang penggila kuliner wajib buat nyobain Gultik ini.(YUD)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2008/10/gultik-gulai-tikungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NASI GONCANG? Makanan Apa Pula Itu?</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-goncang-makanan-apa-pula-itu/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-goncang-makanan-apa-pula-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://selebonfire/?p=443</guid>
		<description><![CDATA[Nasi Goncang ? Makanan apa pula itu? Anda mungkin bertanya-tanya. Tapi makanan itu adalah  nasi putih dicampur bumbu sambal spesial, lalu dikocok dalam &#34;shaker&#34; yang biasa dipakai para bartender kafe mengocok minuman.Pastinya, makanan sederhana itu menu unggulan Restoran Nasi Goncang Mas Darmo, pemilik rumah makan di Jalan Muara Karang, Jakarta Utara.
&#34;Bedanya, shaker yang dipakai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nasi Goncang ? Makanan apa pula itu? Anda mungkin bertanya-tanya. Tapi makanan itu adalah  nasi putih dicampur bumbu sambal spesial, lalu dikocok dalam &quot;shaker&quot; yang biasa dipakai para bartender kafe mengocok minuman.<span id="more-443"></span>Pastinya, makanan sederhana itu menu unggulan Restoran Nasi Goncang Mas Darmo, pemilik rumah makan di Jalan Muara Karang, Jakarta Utara.
<p>&quot;Bedanya, shaker yang dipakai lebih besar ukurannya,&quot; kata manajer restoran, Hendri Chandra.</p>
<p>Menurut Hendri, nasi goncang punya cerita menarik.</p>
<p>Dulu, ada seorang tokoh kuliner asal Jawa Timur yang mengalami masa sulit atau paceklik, termasuk dalam hal makan.</p>
<p>Saking sulitnya, tak jarang ia hanya makan nasi putih yang dicampur jelantah (minyak sisa penggorengan), yang dipanaskannya dalam wajan sambil diaduk-aduk.</p>
<p>&quot;Nah, dari situlah ide nasi goncang berawal,&quot; kata Hendri.</p>
<p>Namun, ia mengatakan nasi goncang restorannya tidak memakai minyak jelantah, melainkan bumbu sambal yang digoreng dan ditambah ikan teri,&quot;</p>
<p>Kata Darmo terinspirasi dari nama sebuah kawasan di Surabaya.</p>
<p>Jika anda bertandang ke restoran berkapasitas 400 orang ini, cobalah memesan nasi goncang. Pramusaji akan membawa termos berisi nasi beserta bumbu sambalnya, lalu mengocok nasi dengan shaker di hadapan Anda. Kocokannya sekitar 15-20 kali.</p>
<p>Setelah selesai, nasi bakal dimasukkan ke dalam mangkuk, dipadatkan, lalu diletakkan di atas piring. Bumbu yang tercampur merata membuat anda tak perlu lagi memesan lauk pendamping nasi goncang.</p>
<p>Buat kalian yang suka pedas, tinggal pesan sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan.</p>
<p>Menu lain yang juga istimewa adalah ayam goncang Mas Darmo, yang juga diolah dengan metode serupa.</p>
<p>Potongan paha ayam yang telah digoreng dicampur dengan racikan sambal khusus, lalu dikocok dalam shaker. Jadilah ayam goncang yang lezat disantap sebagai lauk ataupun camilan mirip chicken wing.</p>
<p>Menu lainnya yang juga mengundang penasaran adalah ayam &quot;smackdown&quot;:      Selidik punya selidik, rupanya ini merupakan menu ayam goreng utuh (satu ekor) yang dagingnya telah dicincang-cincang hingga berantakan menyerupai orang yang tidak berdaya akibat di-smack down.</p>
<p>Tak kalah unik adalah ikan banting yang metode pencampuran bumbunya adalah dengan membanting dan membolak-balik badan ikan dalam wadah berisi bumbu saus cabai.</p>
<p>Beberapa menu spesial lain yang layak dicoba, antara lain kepiting saus tomat, iga sapi, kepala ikan darmo, udang pasir mas, dan belut internasional.</p>
<p>Sementara itu, kategori minuman juga tak kalah bervariasi.     Di antaranya jus taoge yang asam, bobo sling (jus isi jeruk, nanas, dan sirup stroberi), jus lidah buaya, jus terong belanda, dan jus jeruk nipis. Ada pula dua pilihan dengan tampilan unik, yakni red and white yang merepresentasikan bendera Indonesia, serta three colors perpaduan warna-warni yang berasal dari alpukat, sirsak, dan terong belanda.(Yud/Nis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2008/10/nasi-goncang-makanan-apa-pula-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ES POCONG KAFE LORONG</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2008/10/es-pocong-kafe-lorong/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2008/10/es-pocong-kafe-lorong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resto/Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://selebonfire/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda pecinta kuliner, belum lengkap rasanya jika anda belum menikmati Es Pocong ala Kafe Lorong.Namanya memang menyeramkan, tetapi anda akan lebih tercengang ketika mencicipi rasanya.  Es pocong dibuat dari bubur sumsum yang dicampur potongan pisang kepok yang dikukus dan kue mocci. Setelah itu diberi sirup warna merah sebagai pemanis, lalu disajikan dalam cangkir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda pecinta kuliner, belum lengkap rasanya jika anda belum menikmati Es Pocong ala Kafe Lorong.<span id="more-445"></span>Namanya memang menyeramkan, tetapi anda akan lebih tercengang ketika mencicipi rasanya.<br />  Es pocong dibuat dari bubur sumsum yang dicampur potongan pisang kepok yang dikukus dan kue mocci. Setelah itu diberi sirup warna merah sebagai pemanis, lalu disajikan dalam cangkir dengan tambahan es batu. <br />  Rasanya? &quot;Euannnakk tenan!&quot;<br />  Kaget mendengar ada penjual es pocong tidak dilarang. Pastinya, es ini hanyalah satu dari sekian minuman segar yang diberi nama menyeramkan, sebut saja es kuntilanak, voodoo, black magic, jelangkung, hantu laut, setan brekele, dan masih banyak lagi. <br />  Di luar es &quot;setan&quot;, Kafe Lorong yang terletak Jalan Margonda Raya, Depok, tepatnya di sebelah Gang Sawo, juga menyediakan menu makanan yang tidak kalah unik.<br />  Di kafe ini anda bisa memesan nasi uduk tuyul, nasi uduk kucing garong, lontong setan, dan mendoan. <br />  Tempe mendoan yang disediakan pengelola kafe berukuran cukup lebar. <br />  Menu selingan ini digoreng setelah sebelumnya dilumuri adonan tepung, dan memakannya lebih nikmat dengan bumbu sambal kecap. Namun, bagi mereka yang tidak suka pedas, tempe mendoan ini cukup nikmat dilahap tanpa bumbu apapun.<br />  Penasaran? Kafe Lorong ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dari berbagai terminal di Jakarta yang tujuannya ke Depok. Anda bisa naik bus Patas AC maupun Metromini.<br />  Tapi, waktu bukanya tidak 24 jam lho. Anda cuma bisa menikmati hidangan di sana mulai jam 10 pagi hingga 10 malam. <br />  Kafe Lorong boleh jadi sederhana. Tapi, pengunjungnya sangat ramai, terutama kalangan mahasiswa. Pasalnya, lokasi kafe yang satu ini dekat sekali dengan Kampus Universitas Indonesia, Gunadarma, dan kampus lain di sekitar kawasan itu. <br />  Kalau ke Depok, jangan lewatin deh kesempatan mencicipi minuman dan makanan seram khas kafe tersebut. (Yud/Nis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2008/10/es-pocong-kafe-lorong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
