<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SELEBONFIRE &#187; Terpanas</title>
	<atom:link href="http://www.selebonfire.com/category/terpanas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.selebonfire.com</link>
	<description>Terpanas, Terkini &#38; Terdalam &#124; Ver. BETA 1</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 16:35:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>D’Love Kembalinya Ahmad Albar ke Layar Perak</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/d%e2%80%99love-kembalinya-ahmad-albar-ke-layar-perak/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/d%e2%80%99love-kembalinya-ahmad-albar-ke-layar-perak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 16:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3907</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com
Dua puluh tahun vakum dari dunia akting, legenda musik rock Ahmad Albar  kembali turun gunung dengan membintangi film D’Love besutan sutradara Helfi  Kardit sebagai pengusaha gay. Dalam film yang dijadwalkan mulai edar di bioskop  mulai 29 Juli mendatang, Iyek – sapaan akrab vokalis God Bless itu, disanding  bintang – bintang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com</p>
<p>Dua puluh tahun vakum dari dunia akting, legenda musik rock Ahmad Albar  kembali turun gunung dengan membintangi film <em><strong>D’Love</strong></em> besutan sutradara <strong>Helfi  Kardit</strong> sebagai pengusaha gay. Dalam film yang dijadwalkan mulai edar di bioskop  mulai 29 Juli mendatang<span id="more-3907"></span>, Iyek – sapaan akrab vokalis God Bless itu, disanding  bintang – bintang muda seperti: Aurelle Moeremans, Agung Saga, dan Rebecca  Reijman.</p>
<p>“Ini  seperti refresing,”lukis Iyek saat dijumpai dalam preskon film tersebut di  Planet Hollywood Jakarta, Selasa (27/7).”Ada rasa kepuasaan tersendiri setelah  lama kangen main film”tambahnya.</p>
<p>Pada  mulanya saat pertama kali ditawarin main film oleh Helfi, Iyek mengaku sempat  ciut hati untuk main sebagai gay. “Tapi itu waktu saya belum baca  scriptnya,”tukas Iye. Tapi saat Helfi memberi tahu bahwa tokoh Baskara yang  dibawakan bukan gay yang melambai tapi lebih cenderung pada gesture, Iyek  langsung mengiyakan.</p>
<p>“Saya  tidak perlu observasi untuk memerankan tokoh tersebut hanya terus berkomunikasi  dengan sutradara apa yang dia mau. Dan arahan dari Bang Helfi sangat  membantu,”ungkap bapak dari aktor Fachry Albar itu.</p>
<p>Walhasil,  Iyek bermain ciamik sebagai Baskara. Akting Iyek dinilai masih mumpuni setelah  film terakhir Duo Kribo. “Iyek sangat luar biasa. Kalau bukan Iyek yang bawain  saya tidak yakin akan sebagus itu,”puji Helfi yang berlaku sebagai produser  selain bertugas sebagai sutradara dalam film D’Love.  (Od’s)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/d%e2%80%99love-kembalinya-ahmad-albar-ke-layar-perak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lana Nitibaskara Bawakan lagu Jazz Anak-Anak</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/lana-nge-jazz-di-lagu-anak-%e2%80%93-anak/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/lana-nge-jazz-di-lagu-anak-%e2%80%93-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 16:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3902</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com
Bagaimana rasanya mendengar lagu anak – anak dikemas dalam musik jazz? Ah,  mungkin kita musti simak album “Spirit of Jazz” milik Lana Nitibaskara. Di album  itu Lana membenamkan 7 lagu, antara lain : Anak Manja, Lagu Untuk Mama, Oh Papa,  Cempaka Wangi, Persahabatan, dan dua lagu barat terkenal Route 66 dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com</p>
<p>Bagaimana rasanya mendengar lagu anak – anak dikemas dalam musik jazz? Ah,  mungkin kita musti simak album “Spirit of Jazz” milik Lana Nitibaskara. Di album  itu Lana membenamkan 7 lagu<span id="more-3902"></span>, antara lain : Anak Manja, Lagu Untuk Mama, Oh Papa,  Cempaka Wangi, Persahabatan, dan dua lagu barat terkenal Route 66 dan New York  New York.</p>
<p>“Khusus  untuk lagu Persahabatan, saya bikin tema tentang persahabatan di anak seusia  Lana yang masih SD,”kata Dadang S Manaf hits maker tahun 80 – an dan kakak  kandung Ahmad Dhani yang menyebut isi album Spirit of Jazz Lana masuk kategori  musik jazz Broadway yang riang dalam koridor edukasi buat anak –  anak.</p>
<p>Yup,  terlahir sebagai anak keempat pasangan Prof Dr Tb Ronny Nitibaskara dan Lina  Marlina, Ratu Leilani Indah Baskara Putri sudah mengenal musik jazz sejak usia 4  tahun. Di usia 5 tahun Lana sudah main di Jak Jazz 2006 bersama bapaknya di  Proffesor Band. “Waktu itu Lana menyanyikan lagu Hello Dolly,”kata Prof Ronny  yang  memainkan mandolin di Proffesor Band.</p>
<p>Dan untuk  album Spirit of Jazz, Lana menggandeng Ireng Maulana &amp; Friends yang  mengiringi tiap kali pengidola Nat King Cole itu tampil di PIM saban malam  minggu. Mereka membawakan lagu – lagu swing, bebob, dan jazz  standard.</p>
<p>Sebagai  musisi jazz senior, Ireng mengaku sangat kagum dengan kualitas musikal Lana yang  saat ini masih berusia 9 tahun kurang. “Dia punya aura keartisan dan ini menjadi  daya jual yang baik buat penyanyi semuda dia,”kata Ireng.</p>
<p>Pastinya  yang lebih menggembirakan lagi, kehadiran Lana akan mewarnai lagu – lagu anak –  anak yang selama ini tersisihkan dengan lagu – lagu cinta yang tidak tepat untuk  usia anak – anak. (Od’s)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/lana-nge-jazz-di-lagu-anak-%e2%80%93-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asbak Band Rilis &#8216;Cara Mencintaiku&#8217;</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/asbak-band-rilis-cara-mencintaiku/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/asbak-band-rilis-cara-mencintaiku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 17:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3865</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com -
Sebuah nama band yang unik, sekaligus terdengar aneh di telinga kita. Tapi siapa mengira bila lagu mereka yang berjudul &#8216;Membuatmu Cinta Padaku&#8217; pernah mencapai NSP hingga 2 juta downloader. Sebuah prestasi yang terbilang spektakuler untuk sebuah band pendatang baru.
&#8216;ASBAK Band&#8217; terbentuk pada tanggal 13 Januari 2008 di Jakarta. Band yang di gawangi oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com -</p>
<p>Sebuah nama band yang unik, sekaligus terdengar aneh di telinga kita. Tapi siapa mengira bila lagu mereka yang berjudul<strong> &#8216;Membuatmu Cinta Padaku&#8217;</strong> pernah mencapai NSP hingga 2 juta downloader.<span id="more-3865"></span> Sebuah prestasi yang terbilang spektakuler untuk sebuah band pendatang baru.</p>
<p>&#8216;ASBAK Band&#8217; terbentuk pada tanggal 13 Januari 2008 di Jakarta. Band yang di gawangi oleh Arthur(Vokal), Capoenk(gitar), Rully(gitar), Jezzy(bass) dan additional player Imam(Drum), kini merilis single hits keduanya yang berjudul <strong>&#8216;Cara Mencintaiku&#8217;</strong>. &#8220;Kami datang ke pak Rahayu(Bos Nagaswara) membawa 10 materi lagu, beliau langsung tertarik karena kami pernah mencetak NSP terlaris,&#8221; kata Arthur saat di temui di kantor NAGASWARA belum lama ini.</p>
<p>Band yang memiliki moto &#8216;Don&#8217;t judge the book from the cover&#8217; ini menyerahkan hasil akhir kerja keras mereka kepada publik.&#8221;Dan kami ingin mencapai kesuksesan melalui usaha dan kerjakeras seperti yang selama ini di tempuh oleh para senior kami Iwan Fals dan  Gigi, bukan karena  gosip. Dan kamipun tak ingin mengecewakan  &#8216;Asbak Lookers&#8217; (fans Asbak band) dengan berbuat hal-hal yang negatif,&#8221; ujar Capoenk.</p>
<p>Asbk Band menggusur genre Pop Alternatif, dimana di dalam lagu-lagu mereka kerap menggunakan sentuhan Rock &amp; Roll pada gitar, drum progresif, di tambah dengan vokal yang halus.&#8221;Kami berharap hadir dengan musikalitas yang jauh lebih matang,&#8221; pungkas capoenk bicara mewakili rekan-rekannya.(dhanie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/asbak-band-rilis-cara-mencintaiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NAGAZ Band Perkenalkan &#8216;Tutut&#8217;</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/nagaz-perkenalkan-tutut/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/nagaz-perkenalkan-tutut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 17:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3874</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com -
Dari namanya saja sebenarnya orang sudah bisa menebak apa yang dimaksud. Lalu bagaimana dengan artinya? Apakah hanya semata-mata menumpang nama beken Nagaswara?atau ada arti lain di balik nama Nagas Band tersebut.
Tentang nama band, Arya sang vokalis menjelaskan perihal terbentuknya nama Nagas tersebut.”Awalnya kami sempet pakai nama ’Popeye’. Kemudian pak Rahayu Kertawiguna merubahnya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com -</p>
<p>Dari namanya saja sebenarnya orang sudah bisa menebak apa yang dimaksud. Lalu bagaimana dengan artinya? Apakah hanya semata-mata menumpang nama beken Nagaswara?<span id="more-3874"></span>atau ada arti lain di balik nama <em>Nagas</em> Band tersebut.</p>
<p>Tentang nama band, Arya sang vokalis menjelaskan perihal terbentuknya nama Nagas tersebut.”Awalnya kami sempet pakai nama ’Popeye’. Kemudian pak <strong>Rahayu Kertawiguna</strong> merubahnya dengan nama <strong>Nagas</strong>..Bagi kami sih nggak ada masalah, yang penting rejekinya lancar, dan nantinya band kami menjadi besar namanya seperti Nagaswara,” kata sang vokalis Arya.</p>
<p>Digawangi oleh Arya(gitar/vokal), Feru(gitar), Faizal(drum) dan Azman (additional Basis), Nagaz merilis single ’Tutut’ (24/07), di kantor Nagaswara, Menteng, Jakarta Pusat.. Awalnya nama <em>Tutut </em>di ambil dari kisah sehari-hari. Sepasang kekasih yang saking sibuknya hingga jarang ketemu, terpaksa harus berhubungan lewat telpon. Namun, setelah mereka berdua menjalaninya, semakin  merasa nggak puas, karena saat masing-masing di hubungi selalu handphone mereka bunyi nada tut&#8230;.tut&#8230;,” ujar Arya.</p>
<p>Lagu<em> Tutut</em> yang bergenre pop melayu, sengaja di buat ringan  lagunya agar mudah di cerna musik dan liriknya oleh masyarakat. ”Kita yakin kalau musik kita ini beda dan bakalan mampu mencuri perhatian masyarakat kita,”menurut para remaja penggemar Maroon 5 dan Gigi tersebut, optimis!.(dhanie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/nagaz-perkenalkan-tutut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DEJAVA Lebih Pop Rock di Album Kedua</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/dejava-lebih-pop-rock-di-album-kedua/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/dejava-lebih-pop-rock-di-album-kedua/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 13:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3876</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com -
Tahun 2002 pertama kali para personil grup ini di pertemukan. Berawal dari masing-masing personil yang sering wira-wiri studio rekaman, membuat intensitas pertemuan menjadi tinggi(sering). Hingga sampilah mereka pada suatu titik dimana mereka di persatukan dalam sebuah grup band yang bernama ’DEJAVA’.
Awalnya Dejava pernah di tangani langsung oleh Lilo KLA Project pada tahun 2007 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com -</p>
<p>Tahun 2002 pertama kali para personil grup ini di pertemukan. Berawal dari masing-masing personil yang sering wira-wiri studio rekaman, membuat intensitas pertemuan menjadi tinggi(sering).<span id="more-3876"></span> Hingga sampilah mereka pada suatu titik dimana mereka di persatukan dalam sebuah grup band yang bernama ’DEJAVA’.</p>
<p>Awalnya <em>Dejava</em> pernah di tangani langsung oleh <em>Lilo KLA Project</em> pada tahun 2007 silam. Kemudian pada akhirnya mereka mampu menetukan jalannya sendiri. Sempat stagnan karena di tinggal vokalis pertama mereka Arya, Dejava akhirnya dapat bangkit kembali setelah <strong>Big Indie Nagaswara</strong> kepincut dengan musikalitas anak-anak muda Dejava.</p>
<p>”Kami nggak meyangka proses rekaman kami akan secepat ini. Paginya menyerahkan CD demo berisikan 10 lagu, lalu malamnya pak Rahayu telpon kami dan langsung Full Sign (Kontrak hingga 2013),” ujar Uky..</p>
<p>Dejava pada akhirnya merilis single jagoan mereka yang berjudul’Dengan atau Tanpamu’ yang merupakan lagu dari album ke 2 mereka yang bertajuk ’Pengisi Hati’. Di dalam album tersebut Dejava melibatkan violin handal Henry Lamiri untuk tiga lagu mereka yang berjudul Bintang’, ’Pengisi Hati’ dan ’Terlalu Cinta’.</p>
<p>Dejava di motori oleh Uky(gitar), Aang(gitar), Leo(drum) dan Michael(vokal).”Yang membedakan album kami dengan yang sebelumnya, suara Michael lebih serak dan ngerock. Jadi kami sekarang lebih ke pop rock. Kalau kemarin lebih soft, ”imbuh Uky mengakhiri perbincangan kami. (dhanie).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/dejava-lebih-pop-rock-di-album-kedua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raja dan Pangeran Dangdut Lempar Single</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/raja-dan-pangeran-dangdut-lempar-single/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/raja-dan-pangeran-dangdut-lempar-single/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 04:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3868</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com –
Dua ikon musik dangdut berbeda generasi, H.Rhoma Irama dan Ridho Rhoma melempar single terbaru, masing – masing “AZZA” dan “Dawai Asmara” secara bersamaan di Blit megaplex Grand Indonesia, Senen (26/7). Dua single tersebut telah ditanam sebagai truetones di Nexian NX-G505.
Khusus bagi H.Rhoma Irama ini merupakan pertama kalinya sejak 10 tahun lalu tidak lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com –</p>
<p>Dua ikon musik dangdut berbeda generasi, H.Rhoma Irama dan Ridho Rhoma melempar single terbaru, masing – masing “AZZA” dan “Dawai Asmara” secara bersamaan di Blit megaplex Grand Indonesia, Senen (26/7).<span id="more-3868"></span> Dua single tersebut telah ditanam sebagai truetones di Nexian NX-G505.</p>
<p>Khusus bagi H.Rhoma Irama ini merupakan pertama kalinya sejak 10 tahun lalu tidak lagi mengeluarkan album baru. Sementara bagi Ridho single “Dawai Asmara” merupakan single ketiga setelah “Menunggu” dan “Kerinduan” yang mendulang sukses.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut H.Rhoma Irama menyatakan kegembiraannya setelah sekian lama vakum karena frustasi dengan industri musik Indonesia yang dipenuhi dengan pembajakan liar karena Falcon Music – lah salah satu legenda musik Indonesia itu berani berproduksi lagi.</p>
<p>“Selama 10 tahun itu saya merasa tidak bisa berproduksi, bukannya tidak mau, karena biaya untuk rekaman itu sangat besar dengan adanya pembajakan untuk mencapai BEP saja kita sangat sulit. Tapi kehadiran Falcon Music yang punya dedikasi luar biasa untuk musik Indonesia dan punya komitmen memberantas pembajakan telah menginspirasi saya,”kata Rhoma Irama.</p>
<p>Sebagai seorang Raja Dangdut, Rhoma Irama memang tak sekedar muncul. Ia mengklaim single “AZZA” merupakan bentuk terbaru arrasemen musik dangdut yang didominasi beat drum serta bunyi – bunyian musik Mesir. Selain warna musik yang menarik, video klip “AZZA” dibuat dalam budget besar dengan melibatkan 100 orang dari Indonesia, Malaysia, dan Mesir sebagai tim kreatif dengan lokasi pengambilan gambar di Pyramid dan Sphinx.</p>
<p>Sementara untuk Ridho Rhoma dan Sonet2 Band, single “Dawai Asmara” akan muncul berbeda dari dua single sebelumnya. Dawai Asmara lebih kental dengan nuansa pop dan R&amp;B sebagai single. “Saya yakin ini akan menghasilkan sesuatu yang terbaik karena saya telah bekerja dengan optimal di sini,”ungkap sang Pengeran Dangdut. (Bp/Od’s)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/raja-dan-pangeran-dangdut-lempar-single/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aurelle Kontra KD</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/aurelle-kontra-kd/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/aurelle-kontra-kd/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 21:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seleb]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3845</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com -
Citra KD di hadapan anak &#8211; anaknya  semakin terpuruk saja, terutama di mata Aurelle. Ini terindikasi saat putri  sulung KD dari hasil pernikahannya dengan Anang Hermansyah itu ikut bergabung di  grup facebbok &#8220;Say No To Krisdayanti&#8221; sebagai bentuk protes atas  ketidaksukaannya pada adegan pamer cium bibir KD dan Raul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com -</p>
<p>Citra KD di hadapan anak &#8211; anaknya  semakin terpuruk saja, terutama di mata Aurelle. Ini terindikasi saat putri  sulung KD dari hasil pernikahannya dengan Anang Hermansyah itu ikut bergabung di  grup facebbok &#8220;Say No To Krisdayanti&#8221;<span id="more-3845"></span> sebagai bentuk protes atas  ketidaksukaannya pada adegan pamer cium bibir KD dan Raul Lemos di  infotainment.</p>
<p>Hal itu diungkap sahabat KD sekaligus kuasa hukumnya, Elsie  Lontoh, setelah dikirimi link oleh Aurelle. KD sendiri kata Elsie, setelah tahu  itu langsung meminta maaf kepada Aurelle dan menjelaskan.</p>
<p>&#8220;KD tidak  marah, dia langsung telepon Aurelle untuk meminta maaf dan menjelaskan,&#8221;tutur  Elsie di Jakarta, Minggu (25/7). Saat ini grup &#8216;Say No To Krisdayanti&#8221; telah  mencapai angka 102.027 lebih.</p>
<p>Pastinya ini pukulan telak lain yang  menampar hatinya, setelah KD secara samar &#8211; samar mengaku sedih saat melihat  anak &#8211; anaknya jalan nyaman dengan orang lain yang secara gamblang disebut Elsie  adalah Syahrini.</p>
<p>&#8220;Dia merasa sedih. Tapi itu kan manusiawi,&#8221;tandas  Elsie.</p>
<p>Elsie bahkan menyebut itu sebagai konsekuensi yang harus diterima  KD saat bercerai dengan Anang, hak asuh anak diserahkan sepenuhnya kepada mantan  suaminya. (Bp/Od&#8217;s)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/aurelle-kontra-kd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khrisna Mukti dan Ananta &#8216;Jejaka&#8217; Berjodoh</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/khrisna-murti-dan-ananta-jejaka-berjodoh/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/khrisna-murti-dan-ananta-jejaka-berjodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 07:36:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3841</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com
Meski awalnya mengaku kaget  ‘dijodohkan’ secara dadakan dalam program TPI Dangdut Never Die, akhirnya  Khrisna Mukti langsung klik dengan Ananta Kusuma, pasangan duetnya itu.  “Suara dia itu khas melayu banget dan full power loh,” puji Khrisna kepada Ananta ketika ditemui  di Stasiun TPI, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. “Entah gimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com</p>
<p>Meski awalnya mengaku kaget  ‘dijodohkan’ secara dadakan dalam program TPI <em>Dangdut Never Die,</em> akhirnya  Khrisna Mukti langsung <em>klik </em>dengan Ananta Kusuma, pasangan duetnya itu.  “Suara dia itu khas <em>melayu banget</em> dan <em>full power</em> loh,” puji Khrisna <span id="more-3841"></span>kepada Ananta ketika ditemui  di Stasiun TPI, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. “Entah gimana suara kita  nyambung,” lanjut Khrisna. Keduanya pun akhirnya membentuk grup duo dangdut   <em>Jejaka</em>.</p>
<p>“[<em>Jejaka</em>] terbentuk karena  berantem,” seloroh alumnus Sastra Belanda Universitas Indonesia (UI) itu.  Maklum, sebelumnya Khrisna dan Ananta pernah dikabarkan terlibat baku hantam  karena persoalan cewek. Meski di lain pihak ada yang meragukan bahwa  pertengkaran itu benar-benar sebagai pertengkaran. Nyatanya, keduanya kini  bersepakat berkolaborasi.</p>
<p>“Nggak ada salahnya duet dengan  pendatang baru,” aku cowok kelahiran Jakarta yang pernah berduet dengan Nita  Thalia dalam lagu <em>Gadis atau Janda</em> tersebut. Khrisna pun menjelaskan,  grup dua lajang ini terbentuk karena belum adanya grup duo cowok  dalam musik dangdut. “Kebetulan dua-duanya masih jomblo, maka kita kasih nama  <em>Jejaka</em>,” papar Khrisna.</p>
<p>Dia akui Ananta  bahwa pertemuan mereka terbilang cukup unik dan tak mudah.&#8221; Kita tuh awalnya seperti lawan(saingan), namun lama-lama jadi kawan. tapi karena sering ketemu untuk mengisi acara-acara di luar kota, kemudian kami berpikir mengapa nggak ekalian aja kita berkolaborasi,&#8217; kata cowok kelahiran Purbalingga bertinggi badan 183 cm tersebut.</p>
<p>Namun, berbeda dengan kebanyakan  orang yang beranggapan bahwa dunia entertainment identik dengan glamor, maka  bagi Khrisna kiprahnya di dunia hiburan tersebut bisa dianggap sebagai ibadah  yang menghibur. Maka, mau ngetop atau tidak baginya bukan suatu persoalan.  “Nggak masalah, yang penting ibadah, dan orderan keluar kota &#8216;JEJAKA&#8217; jalan terus” kata Khrisna yang di sambut tawa oleh Ananta.(dhanie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/khrisna-murti-dan-ananta-jejaka-berjodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Powerslaves: Jangan Kau Mati</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/powerslaves-jangan-kau-mati/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/powerslaves-jangan-kau-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 22:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3849</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com
Hampir enam tahun vakum, grup musik asal  Semarang, Powerslaves kembali menggebrak panggung musik Indonesia. Sebuah single  bertajuk Jangan Kau Mati pun diusung sebagai peleas rindu dengan penggemar lama  dan baru.
&#8220;Kembalinya Powerslaves bukan karena kami tergoda melihat  band-band baru yang meraih popularitas, tetapi sebagai bentuk kerinduan kami  dalam bermusik,&#8221; kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com</p>
<p>Hampir enam tahun vakum, grup musik asal  Semarang, Powerslaves kembali menggebrak panggung musik Indonesia. Sebuah single  bertajuk Jangan Kau Mati pun diusung sebagai peleas rindu dengan penggemar lama  dan baru.<span id="more-3849"></span></p>
<p>&#8220;Kembalinya Powerslaves bukan karena kami tergoda melihat  band-band baru yang meraih popularitas, tetapi sebagai bentuk kerinduan kami  dalam bermusik,&#8221; kata Heidy, vokalis, ketika ditemui di Studio ARCI,  Menteng.</p>
<p>Sejak melepas album kelima Gak Bisa Mati tahun 2004, personel  Powerslaves memiliki kesibukan sendiri-sendiri. Heidy sendiri bekerja pada  sebuah majalah anak-anak. &#8220;Suatu ketika muncul keinginan di hati saya untuk  nge-band lagi. Ternyata keinginan itu menjadi doa,&#8221; akuinya. &#8220;Tiba-tiba Anwar  dan Acho menghubungi saya. Dari situlah kemudian kami kembali nge-band dan  menghidupkan Powerslaves,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Buat kami bisa kumpul lagi dan main  musik sudah senang. Ketika akhirnya kami bergabung dengan irgo Ramayana Records  untuk merilis album lagi, maka ini adalah rejeki,&#8221; timpal Anwar  Fatahillah.</p>
<p>Setelah single Jangan Kau Mati diluncurkan, mereka pun  bersiap melepas mini album berisi 4 lagu, perpaduan dari dua lagu lama dan dua  lagu baru, yaitu My Girl, Jangan Kau Mati, Malam Ini dan Andai Kata.</p>
<p>Hampir semua lagu Powerslaves diangkat dari kisah nyata. &#8220;Lagu Jangan Kau Mati  itu pengalaman sejati saya. Waktu itu, istri saya sakit keras. Saya sedih dan  takut kehilangan dia. Dari situlah muncul ide Jangan Kau Mati,&#8221; papar  Acho.&#8221;Ya, cinta sejati seorang lelaki terhadap istrinya,&#8221; timpal  Anwar.</p>
<p>&#8220;Show juga sudah kami rancang. Agustus nanti kami akan show di  beberapa kota di Jawa, seperti Yogya, Solo, Purwokerto dan Semarang. Setelah  Lebaran, show kami lanjutkan di beberapa daerah,&#8221; jelas Acho.<br />
Powersslaves kali pertama terbentuk tahun 1991 di Semarang, Jawa Tengah. Band  yang mengusung musik rock &#8216;n roll dan blues ini, diawaki oleh Heidy (vokal),  Kolem (gitar), Randy (gitar), Vidi (drum) dan Wiwik (keyboard). Lalu, personel  berganti. Masuk Anwar Fatahillah (bass) dan Acho Jibrani (gitar).</p>
<p>Kini,  Powerslaves bersisa tiga personel lama, yaitu Heidy, Anwar dan Acho. Namun,  untuk kebutuhan rekaman dan manggung, mereka dibantu tiga additional player,  yaitu  Virdy (drum) Robby (gitar) dan Franky (keyboard).<br />
Meski telah lama  vakum, namun penggemar mereka tetap setia. Bahkan, Powersslaves pun mempunyai  penggemar-penggemar baru. &#8220;Terbukti ya, ketika kami manggung di Solo dan Yogya  beberapa waktu lalu, penonton kami bukan hanya penggemar yang dulu, tetapi juga  anak-anak remaja. Bahkan, yang membuat kami kaget, banyak remaja yang bisa  menyanyikan lagu kami secara utuh,&#8221; papar Heidy.</p>
<p>Ternyata, tambahnya, para  emaja itu tahu Powerslaves dan lagu-lagu Powerslaves dari orangtua mereka. &#8220;Ya,  mereka tahu lagu kami dari orangtua dan om mereka. Itu yang membuat kami makin  antusias untuk kembali ke dunia musik bersama Powerslaves,&#8221; jelas Anwar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/powerslaves-jangan-kau-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TPi Beri Penghargaan AT Mahmud di Hari Anak Nasional</title>
		<link>http://www.selebonfire.com/2010/07/tpi-beri-penghargaan-at-mahmud/</link>
		<comments>http://www.selebonfire.com/2010/07/tpi-beri-penghargaan-at-mahmud/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 18:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>BP</dc:creator>
				<category><![CDATA[Televisi]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.selebonfire.com/?p=3829</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, Selebonfire.com
Setiap tanggal 23 Juli menjadi hari yang istimewa bagi anak-anak Indonesia, sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden RI No 44 tahun 1984 yang menetapkan tanggal tersebut sebagai ‘Hari Anak Nasional’. Bermacam kegiatan pun diadakan untuk merayakan hari anak sekaligus pengingat akan pentingnya anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa.
Sang Nyoman Suwisma selaku Direktur Utama TPI mengatakan “Di Hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Selebonfire.com</p>
<p>Setiap tanggal 23 Juli menjadi hari yang istimewa bagi anak-anak Indonesia, sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden RI No 44 tahun 1984 yang menetapkan tanggal tersebut sebagai ‘Hari Anak Nasional’.<span id="more-3829"></span> Bermacam kegiatan pun diadakan untuk merayakan hari anak sekaligus pengingat akan pentingnya anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa.<br />
Sang Nyoman Suwisma selaku Direktur Utama TPI mengatakan “Di Hari Anak Nasional ini, TPI merayakannya bersama ratusan anak dengan menggelar berbagai acara musik dan hiburan. Melalui perayaan ini, TPI juga berharap anak-anak Indonesia bisa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakat, minat dan potensi mereka dengan baik.”</p>
<p>Lebih lanjut, Sang Nyoman Suwisma juga mengaku sangat bangga atas kiprah AT Mahmud dalam dunia seni, karena telah menciptakan ratusan lagu anak yang bermutu dan melegenda. Sang Nyoman Suwisma juga berharap, sepeninggal almarhum, akan muncul para pencipta lagu sekaliber AT Mahmud.</p>
<p>Untuk melengkapi keceriaan anak Indonesia, TPI pun menggelar dua buah sajian musik spesial bagi anak bangsa yakni program bertajuk ‘Aku dan Sahabatku’ dan ‘Cita-Citaku’ yang ditayangkan secara live Jumat, 23 Juli 2010 pukul 10.00 WIB dan 15.30 WIB.</p>
<p>Acara yang digelar di lapangan depan lobby TPI ini melibatkan para artis dan bintang idola cilik seperti Indra Bekti, Desy Ratnasari dan Najwa (putinya), Haddad Alwi, Winda Idol, Tasya, Lucky Laki Band, Radja Cilik &amp; Moldy, Umay, Angel Idola Cilik, Nakula Sadewa, dll. Tak hanya menyajikan aksi musikal saja, teman-teman dari Master Junior yakni Glen dan Joya juga akan menunjukkan kemampuan mereka bermain sulap juga mengajak teman-teman kecil untuk bermain sulap.</p>
<p>Istimewanya, pada kesempatan ini, TPI akan memberikan penghargaan kepada Alm. AT Mahmud. Penghargaan berupa plakat dan uang tunai sebesar Rp. 5 juta diberikan kepada pencipta tak kurang dari 500 lagu anak-anak ternama, yang baru saja meninggal dunia pada tanggal 6 Juli 2010.<br />
Penghargaan terhadap Alm. AT Mahmud tersebut akan diterima oleh istri beliau. Ibu AT Mahmud merasa terharu atas perhatian TPI yang memberikan penghargaan terhadap jasa-jasa sang suami yang telah memberikan kontribusi yang amat besar kepada perkembangan anak Indonesia melalui lagu-lagu ciptaannya.Tidak hanya memberikan penghargaan, Tasya, artis yang tengah beranjak remaja, akan membawakan beberapa lagu ciptaannya beliau secara medley.</p>
<p>Kurang seru rasanya jika acara semeriah ini tidak dihadiri oleh anak-anak yang tengah merayakan momen pentingnya. Sehubungan dengan itu, TPI pun mengundang ratusan anak Taman Kanak Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk berbagi kebahagiaan bersama di TPI.<br />
Adapun sekolah-sekolah yang terlibat dalam acara ini adalah TK dan SD Angkasa, TK An Nahl Islamic School, TK Poeputs Creative Kids, TK Nurul Huda, SDN Lubang Buaya 12 Pagi, SDN Lubang Buaya 03 Pagi, SDI Pondok Duta dan SDIT Raudhatul Muttaqin.</p>
<p>Undangan TPI tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah, karena selain para siswanya dapat bermain bersama, juga dapat bertemu langsung dengan para artis idola mereka. Bahkan para siswa mendapatkan tambahan pengetahuan bagaimana cara memproduksi sebuah acara langsung.</p>
<p>Selama on air berlangsung, anak-anak pun dipersilakan untuk bermain sepuasnya. Akan ada pula aneka games menarik yang dapat diikuti oleh mereka. Selain dapat bernyanyi dan bermain bersama, anak-anak juga dapat bertemu langsung dan berfoto dengan maskot tokoh kartun kesayangan mereka yakni Upin &amp; Ipin, dkk dan Bernard Bear.</p>
<p>DAFTAR LAGU YANG DINYANYIKAN<br />
AKU DAN SAHABAT (23 JULI 2010 PUKUL 10.00 WIB)<br />
“Jagoan Sejati” – Umay<br />
“Persahabatan” – Desy Ratnasari &amp; Najwa (putrinya)<br />
“Rindu Muhammad” – Haddad Alwi, Vita &amp; Anti<br />
“(Medley) Paman Datang, Anak Gembala, Libur Tlah Tiba” – Tasya</p>
<p>CITA CITAKU (23 JULI 2010 PUKUL 15.30 WIB)<br />
“Meraih Mimpi” – Angel Idola Cilik &amp; Winda Idol<br />
“Mau Ngeband” – Radja Cilik &amp; Moldy<br />
“Bukan Superman” – Lucky Laki<br />
“Laskar Pelangi” – Nakula Sadewa<br />
“Doo Bee Doo” – Winda Idol<br />
“Ceria” – Angel Idola Cilik<br />
“Sahabat” – Lucky Laki</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.selebonfire.com/2010/07/tpi-beri-penghargaan-at-mahmud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
